PARTICIPANT

  1. Karina Kurdiantono
  2. Johannes Shem Edward Patu Sibilang

SMP Nasional Karangturi

DESCRIPTION

Kami memilih topik ini karena banyak orang yang belum mengerti dan salah paham tentang toxic positivity, belum ada yang bisa menanggulangi di masyarakat sekitar, dan sudah banyak korbannya tapi mereka belum menyadarinya.

 

Toxic positivity adalah saat seseorang terus-menerus mendorong kita yang sedang mengalami masalah untuk melihat sisi baik kehidupan, padahal itu adalah saat yang tepat untuk mereka didengar dan dimengerti. Apalagi di situasi pandemi seperti ini, banyak sekali orang-orang yang mengalami masalah, mereka seharusnya dimengerti dan didengar, bukan hanya dinasihati.

 

Ada solusi yang kita temukan untuk menanggulangi hal ini ya itu: melakukan self-reflect dan stres relief, berdamai dengan kondisi diri sendiri, serta membuat komunitas untuk melawan toxic positivity.

 

Kita tidak bisa memilih emosi mana yang akan kita rasakan. Jika kita mencoba untuk menyangkal satu emosi, yang ada malah membebankan pikiran kita untuk berusaha melupakan itu.

PHOTO

VIDEO

POSTER