PARTICIPANT

  1. Nailu Lutfil Azmi
  2. Agita Nafiisa Risky

SMP PGRI 3 DENPASAR

DESCRIPTION

Spiga tea merupakan produk herbal yang dikembangkan dengan bahan dasar daun dadap serep (Erythrina subumbrans), daun thyme (Thymus vulgaris L) dan kayu manis (Cinnamomum burmanii L). Daun dadap serep, daun thyme dan kayu manis diketahui memiliki kandungan senyawa aktif yang tinggi, mulai dari senyawa-senyawa seperti flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, vitamin dan mineral. Zat-zat tersebut bermanfaat sebagai senyawa antioksidan yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Untuk mengetahui potensi dan memperoleh Spiga tea terbaik yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh melalui parameter kandungan flavonoid, vitamin C dan kapasitas antioksidan, bahan-bahan dasar tersebut selanjutnya dikombinasikan dengan tiga variasi perlakuan yaitu Perlakuan 1 (P-1): 2 gram dadap serep dan 1 gram kayu manis; Perlakuan 2 (P-2): 2 gram daun thyme dan 1 gram kayu manis; serta Perlakuan 3 (P-3): 1 gram dadap serep, 1 gram daun thyme dan 1 gram kayu manis. Dari hasil uji kandungan flavonoid, vitamin C dan kapasitas antioksidan terhadap Spiga tea yang dilakukan di laboratorium analisis pangan FTP Udayana, ketiganya memiliki kandungan senyawa flavonoid, vitamin C dan kapasitas antioksidan yang tinggi. Spiga tea dengan variasi perlakuan P-1, P-2, P-3 memiliki potensi sebagai teh herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh ditinjau dari kandungan flavonoid, vitamin C dan kapasitas antioksidannya. Spiga tea dengan perlakuan 1 (P-1) mengandung senyawa flavonoid, vitamin C dan kapasitas antioksidan berturut-turut yakni 1267,05 mg/100 g; 997,2 mg/100 mL; 427,65 mg/L GAEAC. Spiga tea merupakan teh herbal yang tingkat penerimaan konsumen terhadap produk tinggi. Para responden memberikan kesan suka terhadap produk Spiga tea dari sisi aroma, rasa dan warna.

PHOTO

VIDEO

POSTER