PARTICIPANT

Marta Primahatva Krisna D dan Pramatista Shada H

SMP Negeri 1 Semarang

DESCRIPTION

Sebagian besar obat nyamuk mengandung bahan kimia piretrin dan diethyltoluamide yang dapat mengganggu pernapasan, menyebabkan alergi, dan gangguan saraf. Selain itu, Butylated Hydroxyanisole (BHA) merupakan bahan kimia untuk mencerahkan kulit, meremajakan kulit, dan mencegah keriput yang dapat menyebabkan berbagai iritasi. Di sisi lain, serai dan limbah kulit durian terbukti bahwa aromanya dapat digunakan untuk mengusir
nyamuk. Sedangkan, daun talas dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan kulit karena mengandung vitamin A, vitamin E dan asam amino. Dengan ini, peneliti menciptakan “SETAN: Spray dari Serai, Daun Talas, dan Limbah Kulit Durian untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Sebagai Anti Nyamuk”.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara membuat dan efektivitas SETAN. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dan
dilaksanakan di rumah peneliti sejak tanggal 21 Januari 2022 – 3 Februari 2022. Bahan yang digunakan yaitu, 20 batang serai, 2 daun talas ukuran sedang, 4 potong kulit durian bagian dalam, air secukupnya, dan es batu. Adapun alat yang digunakan adalah alat destilasi, panci, blender, kain, pisau, baskom, dan botol sprayer. Cara peneliti membuat SETAN adalah dengan membuat alat destilasi sederhana, mengambil ekstrak serai dan limbah kulit
durian menggunakan alat destilasi selama 30 menit secara bergantian.

Selanjutnya, merebus daun talas selama 15 menit, lalu menghaluskannya dan menyaringnyamenggunakan kain. Kemudian memasukkan ekstrak serai, daun talas, dan limbah kulit durian ke dalam botol spray dengan masing – masing ekstrak sebanyak 15 ml. Untukmengetahui efektivitas SETAN, maka dilakukan pengujian terhadap nyamuk dan kulit manusia. Didapatkan hasil bahwa SETAN cukup efektif untuk menjaga kesehatan kulit dan
sebagai anti nyamuk tanpa menggunakan campuran bahan kimia berbahaya

PHOTO

VIDEO

POSTER