PARTICIPANT

  1. Faza Addinur Azza
  2. Margareta Jessica Kalisti Medantoro
  3. Azzahra Amalya Putri

SMP Negeri 16 Semarang

DESCRIPTION

Berdasarkan Permendikbud Nomor 103 tahun 2014 tentang pembelajaran pada Pendidikaan Dasar dan Pendidikan Menengah pasal 3 ayat 2 J dinyatakan bahwa pembelajaran yang dirancang oleh pendidik harus memiliki prinsip memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Perlu upaya kreatif mengacu pada pernyataan tersebut, sekolah perlu memanfaatkan media audio visual untuk menunjang pendidikan di sekolah, khususnya pengoptimalan budaya literasi dengan menggunakan film audio visual yang berbentuk stop motion. Riset ini bertujuan untuk mengembangkan media film stop motion guna memudahkan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berbasis teknologi bagi siswa SMP. Penyusunan produk media tersebut disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan guru dan menjadikan film stop motion sebagai bentuk literasi digital. Sebagai produk pengembangan media pembelajaran, Film stop motion memiliki keunggulan. Keunggulan tersebut didasarkan pada pengemasan media pembelajaran berbasis teknologi dan media literasi digital. Media pembelajaran ini dapat digunakan peserta didik secara mandiri maupun didampingi oleh pendidik. Dari segi tampilan, media pembelajaran tersebut lebih menarik jika dibandingkan dengan media pembelajaran yang sudah ada. Film stop motion terdapat empat indikator yaitu (1) animasi, (2) audio visual, (3) iringan suara dan musik, dan (4) bahasa. Sedangkan pada aspek konten isi terdapat tiga indikator yaitu (1) materi, (2) evaluasi, dan (3) motivasi.

PHOTO

VIDEO

POSTER