PARTICIPANT

  1. Raynard Jayadi Soelistyo
  2. Stefanus Kristianto
  3. Lauren Ashley Dean

SMA Nasional Karangturi

DESCRIPTION

COVID-19 mengubah berbagai aspek dalam kehidupan kita. Tak terkecuali di bidang pendidikan dimana sekarang metode pembelajaran berubah menjadi daring. Pembelajaran daring ini merupakan satu-satunya cara agar pembelajaran dapat tetap berlangsung di masa pandemi COVID-19 ini. Dibalik semua itu, pembelajaran daring mempunyai banyak sekali kekurangan dan dampak buruk pada para pelakunya. Salah satu masalah yang mucul adalah tentang kesehatan fisik. Setiap hari para pelaku dari metode pembelajaran ini harus menatap layar perangkat elektronik dan duduk dengan durasi yang sangat lama. Hal ini membuat banyak orang mengeluh tentang kesehatan mereka. Kesehatan mata menjadi masalah utama yang dialami banyak orang, dimana mereka merasakan mata mereka mudah lelah dan penglihatan menjadi buram. CVS (computer vision syndrome) adalah sebuah kondisi dimana seseorang terlalu lama menatap layar preangkat elektronik. Gejala dari CVS diantara lain adalah mata lelah, nyeri kepala, penglihatan buram, mata kering, dan nyeri pada leher dan pundak. Di sisi lain, banyak orang mengeluh bahwa mereka sering merasa pegal-pegal, lemas, dan sakit pada otot. Keluhan tersebut terjadi karena kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh para pelaku pembelajaran ini. Selain itu, online learning juga mempengaruhi kebiasan biologis dari para pelakunya seperti berubahnya waktu makan dan perubahan pada waktu tidur. Berbagai cara dilakukan para pelaku untuk mengurangi dampak kesehatan online learning yang mereka rasakan, namun belum semua orang dapat mengurangi dan mencegahnya. Meskipun mereka telah berusaha, mereka tetap mengeluh bahwa efek kesehatan dari online learning sangat sulit untuk dikurangi dan dihindari.

PHOTO

VIDEO

POSTER