PEMANFAATAN DAUN RANDU (Ceiba Pentandra) DAN SERAI WANGI (Cymbopogon Nardus) SEBAGAI HANDSANITIZER ALAMI

SMA-Umum

PARTICIPANT

  1. ALVIN ROBERTTYAN
  2. DOMAMI PANDU SAPUTRA
  3. PRASTYO DWI WIBOWO

SMA LENTERA HARAPAN GUNUNG AGUNG

DESCRIPTION

Antiseptik handsanitizer memang tidak asing lagi didengar oleh telinga masyarakat. Pada penelitian ini kami memanfaatkan bahan alam sebagai bahan utama sebagai handsanitizer. Melalui penelitian yang telah kami lakukan, kami menggunakan bahan daun randu (Ceyba Pentamdra) dan serai wangi (Cymbopogon Nardus) sebagai bahan utama untuk membuat handsanitizer. Kedua bahan ini memiliki kandungan flavonoid yang berfungsi sebagai antibakteri (Hanum, 2018). Serai wangi memiliki kandungan zat geraniol, metilheptonon, terpen-terpen alkohol, asam-asam organik, dan terutama sitronelal yang memiliki sifat racun kontak (aroma), sehingga membuat nyamuk kehilangan cairan secara terus menerus (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung, 2020).
Tujuan kami menggunakan daun randu (Ceyba Pentandra) yaitu Untuk memanfaatkan kekayaan alam, karena banyak sekali bahan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai media kesehatan. Salah satunya daun randu karena bahan ini memiliki kandungan yang sangat bermanfaat pada saat pandemi seperti ini sebagai sarana pemutusan rantai persebaran covid-19 di tengah-tengah masyarakat terutama bagi masyarakat dengan pendapatan yang sangat minim, agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan dengan cara memanfaatkan bahan kekayaan alam. Dikarenakan daun randu (Ceyba Pentandra) mudah ditemukan di berbagai tempat di seluruh Indonesia. Walaupun menggunakan bahan alam namun handsanitizer ini efektif untuk membunuh membunuh mikroorganisme jika dilihat dari kandungan zatnya dan melalui uji coba yang telah kami lakukan pada makhluk hidup ulat.

PHOTO

VIDEO

POSTER