PARTICIPANT

  1. Vivian Estrellita Kristyanto
  2. Felicia Febriana Kawito
  3. Valencia Stella Setiawan Sabar

SMA Nasional Karangturi

DESCRIPTION

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kritik yang dilontarkan tanpa berpikir panjang sehingga memicu terjadinya cyberbullying. Kami berharap penelitian ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap cyberbullying, sehingga aktif berpartisipasi mengubah media sosial menjadi tempat nyaman dan aman. Kami menggunakan metode kualitatif, metode penelitian bersifat deskriptif dan menonjolkan perspektif subjek, yaitu masyarakat Indonesia generasi Z. Kami membuat angket via Google Form dan meminta 100 orang responden untuk mengisi angket tersebut. Data yang kami peroleh menyatakan bahwa cyberbullying sering ditemukan di Instagram dan paling jarang ditemukan di YouTube. Masing-masing pihak sering membela diri dengan persepsi masing-masing. Pelaku cyberbullying beranggapan bahwa mereka hanya berpendapat atas apa yang mereka lihat. Sedangkan dari pihak korban beranggapan bahwa hal tersebut adalah hal yang menyakitkan

PHOTO

VIDEO

POSTER