PARTICIPANT

 Savira Nur Karomah & Zesica Dwi Ananta Dewi 

SMP Negeri 3 Juwana, Pati

DESCRIPTION

Di daerah Juwana belum ada upaya untuk mengolah limbah kelautan dan  perikanan berupa kulit dan sisik ikan sehingga jika dibiarkan dapat mencemari lingkungan. Sisik ikan berbau amis dan membutuhkan waktu yang lama diurai oleh dekomposer. Limbah sisik ikan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku  pembuatan kolagen yang baik untuk kulit. Limbah kulit ari dari pengolahan tempe juga memiliki kandungan protein yang baik untuk menutrisi kulit. Berdasarkan hal  tersebut maka perlu dilakukan penelitian untuk membuat formula sabun sisik ikan  bandeng dan kulit ari kacang kedelai, serta mengevaluasi sabun yang telah dibuat untuk mengetahui karakter atau sifat sabun. 

Penelitian menggunakan metode eksperimen melalui reaksi saponifikasi minyak kelapa, sodium hydroxide 35%, serbuk sisik ikan bandeng dan serbuk kulit  ari kedelai. Perbandingan komposisi serbuk sisik ikan bandeng dan kulit ari kedelai yaitu, 1: 2, 1:1, dan 2:1. Hasil evaluasi sabun menunjukkan bahwa formula I mempunyai karakter dan sifat sabun yang lebih baik dari pada formula II dan III  karena mendekati standar sabun yang baik yaitu berbentuk padat, memiliki pH pada  rentang 9-11 dan memiliki tinggi busa yang paling tinggi. Pada pengembangan  sabun selanjutnya dapat ditambahkan pewarna dan pewangi sesuai selera

PHOTO

VIDEO

POSTER